Ombudsman RI: Rektor UHO Terbukti Plagiat
JAKARTA - Ombudsman Republik
Indonesia (ORI) menyatakan, Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Muhammad Zamrun
Firihu terbukti melakukan tindakan plagiat.
Ini setelah ORI melakukan pemeriksaan terhadap laporan yang dimasukkan 30 guru
besar pada Juli 2017.
“Kami
sudah memeriksa semua dokumennya dan Pak Zamrun terbukti menjiplak karya ilmiah
orang lain ke jurnal international miliknya,” kata Komisioner ORI Laode Ida
kepada JPNN.com, Kamis (18/1).
Salah
satu bukti fisik plagiat yakni
karya ilmiah Dr Zamrun Firihu, I Nyoman Sudiana dan Seitaro Mitsudo 'Mircowaves
Sintering Mechanisms In Alumnia Ceramic Sintering Experiment', yang dimuat
dalam jurnal Contemporary Engineer Sciense tahun 2016.
Tulisannya
telah memplagiat karya ilmiah Joel D. Ketz dan Roger D. Blake berjudul
'Microwave Enhanced Diffusion?, yang diterbitkan di dalam jurnal 'Proceeding Of
the Microwave Symposium ACS Spring 1991, Meeting America Ceramics Society dan karya
ilmiah David E. Application In Material Processing yang dimuat jurnal Ceromatic
Transaction, Vol 21. Semua tulisannya mengutip karya ilmiah tanpa sumber.
“Setelah
kami sandingkan, kedua jurnal itu kesamaannya sekitar 70 persen. Mulai dari
pendahuluan sampai isi sangat mirip," ucap Laode.
Walaupun
sudah dilantik jadi rektor, menurut Laode, pemerintah harus tetap memproses
kasus plagiarisme yang dilakukan Zamrun. Sebab, tindakan Zamrun mencoreng citra
akademisi.
"Ini
pelanggaran serius, makanya tadi kami membatalkan penyerahan rekomendasi ORI
karena Kemenristekdikti hanya diwakili dua direktur. Kami maunya Menristekdikti
biar bisa ditindaklanjuti," tegasnya.
Sementara
itu, Rektor UHO Muhammad
Zamrun Firihu hingga berita ini dimuat belum dapat dikonfirmasi perihal
tudingan Ombudmans RI tersebut.
Redaksi JPNN sudah berupaya menghubungi Rektor UHO melalui jaringan telepon genggamnya tapi belum diangkat. Ia juga belum membalas pertanyaan konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp (WA)
sumber : jpnn.com
Redaksi JPNN sudah berupaya menghubungi Rektor UHO melalui jaringan telepon genggamnya tapi belum diangkat. Ia juga belum membalas pertanyaan konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp (WA)
sumber : jpnn.com

Post a Comment