Ini hanya tentang burung, yah hanya cerita tentang burung
Ini
hanya tentang burung, yah hanya cerita tentang burung
By : SISWANTO AZIS
By : SISWANTO AZIS
Lama
banget dah ga pernah nulis cerita yang kaya gini,, bisa dibilang jadi rada kaku
untuk menuangkan kata-kata dalam sebuah tulisan. Tapi jika semuanya tak pernah
tertuang, akan menjadi apa hidup ini, hampa..hehee.
Ada satu kisah yang benar-benar
mengena dalam hidupku ini. Kisahnya kurang lebih seperti ini : Di suatu waktu ada seekor burung kecil bersama
keluarga dan saudaranya. Ketika beranjak dewasa saudaranya berlatih untuk
terbang, walaupun dengan tertatih-tatih mereka berusaha untuk terbang dan
lambat laun mereka semua bisa terbang.
Lalu apa yang terjadi dengan satu
burung, ia tidak berusaha untuk terbang. Ketika saudaranya sibuk belajar untuk
terbang, ia hanya diam saja dan tak peduli apa yang dikerjakan oleh
saudara-saudaranya yang lain. Hingga suatu ketika pada saat mereka akan pergi,
si burung kecil merasakan sayapnya kaku tak bisa digerakkan. Ia berusaha keras
mengepakkan sayapnya tetap saja sia-sia usaha yang ia lakukan.
Burung kecil itu hanya bisa
terdiam meratapi nasibnya. Ia tak pernah bisa memutar kembali waktu untuk
membalikkan keadaan. Ia pun hidup dengan ketidakmampuannya untuk terbang dan
menyesali hal yang dilakukannya dulu.
Cerita di atas sedikit menyentil
diriku,,hehe.. Memang penyesalan itu ga akan pernah terjadi di awal, pastinya
di akhir. Tapi gimana caranya supaya kita membuat penyesalan itu menjadi
kekuatan kita untuk menjalani hari ke depannya.. Banyak hal yang dulu memang
enggan sekali kulakukan tetapi hal itu jadi salah satu hal terpenting.
Untungnya aku belu terlambat dan bisa memperbaiki semua walaupun dilakukan di
tengah-tengah. (***)
Post a Comment